Cari Blog Ini

Kamis, 09 Desember 2010

Pembelajaran PAKEM

Pengertian PAKEM 
PAKEM adalah model pembelajaran yang memungkinkan peserta didik mengejakan kegiatan yang beragam untuk mengembangkan keterampilan dan pemahaman dengan penekanan kepada belajar sambil bekerja, sementara guru menggunakan berbagai sumber dan alat bantu belajar termasuk pemanfaatan lingkungan supaya pembelajaran lebih menarik, menyenangkan dan efektif. 
Alasan Penerapan PAKEM 
PAKEM diterapkan dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa pembelajaran model konvensional dinilai menjemukan, kurang menarik bagi para peserta didik sehingga berakibat kurang optimalnya penguasaan materi bagi peserta didik. 

Hakikat PAKEM 
Dalam PAKEM terdapat empat pilar utama, yaitu: (a) Aktif, (b) Kreatif, (c) Efektif dan, (d) menyenangkan. Sedangkan huruf "P" merupakan pembelajaran yang diidentifikasikan sebagai pengorganisasian atau penciptaan suatu kondisi lingkungan yang memungkinkan terjadinya belajar pada peserta didik. Dengan demikian pada waktu peserta didik belajar, pilar - pilar PAKEM berikut harus dirancang :
  1. Pembelajaran aktif, yaitu pembelajaran yang lebih berpusat pada peserta didik (student centered) dari pada berpusat pada guru (teacher centerd). Untuk mengaktifkan peserta didik kata kunci yang dapat dipegang guru adalah adanya kegiatan yang dirancang untuk dilakukan siswa baik kegiatan berfikir (minds-on) dan berbuat (hands-on). Fungsi dan peran guru lebih banyak sebagai fasilitator
  2. pembelajaran kreatif, yaitu pembelajaran yang manstimulus siswa untuk mengembangkan gagasan dengan memanfaatkan sumber belajar yang ada. Strategi mengajar untuk mengembangkan kretifitas siswa adalah : (a) memberi  kesempatan pada siswa untuk mengembangkan gagasan dan pengetahuan baru. (b) bersikap respekdan menghargai ide - ide siswa. (c) penghargaan pada inisiatif dan kesadaran diri siswa. (d) penekanan pada proses bukan penilaian hasil akhir karya siswa. (e) memberi waktu yang cukup untuk siswa berfikir dan menghasilkan karya.
  3. Pembelajaran efektif, secara harfiah memiliki makna manjur, mujarap berdampak membawa pengaruh memiliki akibat dan membawa hasil. Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang menghasilkan apa yang harus dikuasai siswa setelah proses pembelajaran berlangsung.
  4. Pembelajaran menyenangkan, adalah suasana belajar mengajar yang menyenangkan sehingga siswamemusatkan perhatiannya secara penuh pada belajar sehingga waktu curah perhatiannya tinggi. Menurut hasil penelitian, tingginya watu curah terbukti meningkatkan hasil belajar
Komponen PAKEM
Dalam pelaksanaan pembelajaran Aktif, Kreatif, efektif, dan menyenangkan sekuranng - kurangnya ada empat komponan atau prinsip yang dapat diidentifikasi keempat komponan atau prinsip tersebut adalah :
1. Mengalami
Dalam hal mengalami siswa belajar banyak melalui berbuat pengalaman langsung mengaktifkan banyak indra. beberapa bentuk contoh kongkritnya adalah melakukan pengamatan, percobaan, penyelidikan, wawancara, dan penggunaan alat peraga.
2. Interaksi
Interaksi atara siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru perlu diupayakan agar tetap ada dan terjaga, agar memudahkan dalam membangun makna. Dengan interaksi pembelajaran menjadi lebih hidup dan menarik kesalahan makna berpeluang terkoreksi makna yang terbangun semakin mantap dan kualitas hasil belajar mengingkat
3.  Komunikasi
Komunikasi dapat diartikan sebagai cara menyampaikan apa yang kita ketahui. Interaksi saja belum cukup jika tidak dilengkapi dengan komunikasi, karena interaksi akan lebih bermakna jika interaksi itu komunikatif. Makna yang terkomunikasikan kepada orang lain secara terbuka memungkinkan untuk mendapat tanggapan. beberapa cara komunikasi yang dapat dilakukan misalnya dengan presentasi laporan
4. Refleksi
Refleksi berarti memikirkan kembali apa yang diperbuat. Melalui refleksi kita dapat mengetahui efektifitas pembelajaran yang sudah berlangsung. Refleksi dapat memberikan peluang untuk memunculkan gagasan baru yang dapat bermanfaat dalam perbaikan makna hasil pembelajaran. Dengan refleksi kesalahan dapat dihindari sehingga tidak terulang lagi

Karakteristik PAKEM
  • Pembelajarannya  mengaktifkan peserta didik
  • Mendorong kreativitas peserta didik dan guru
  • Pembelajarannya efektif
  • Pembelajaran menyenangkan utamanya bagi peserta didik
Keunggulan dan Kelemahan PAKEM
Keunggulan PAKEM antara lain :
  1. mengalami : peserta didik terlibat secara aktif baik fisik mental maupun emosional
  2. Komunikasi : kegiatan pembelajaran memungkinkan terjadinya komunikasi antara guru dan peserta didik
  3. Interaksi : kegiatan pembelajarannya memungkinkan terjadinya interaksi multi arah
  4. Refleksi : kegiatan pembelajarannya memungkinkan peserta didik memikirkan kembali apa yang telah dilakukan
Kekurangan PAKEM antara lain :
  1. Membutuhkan dana, dalam pembelajaran yang PAKEM sering kita memakai media sehingga membutuhkan biaya yang lebih untuk menunjang proses pembelajaran
  2. Pengembangan RPP, dalam pembelajaran PAKEM guru dituntut untuk kerja extra dalam pengembangan pembuatan RPP agar dapat menciptakan pembelajaran yang diinginkan 
  3. Manajemen kelas, dalam pembelajaran ini guru selalu dapat menciptakan suasana kelas yang kondusif dan menyenangkan 
  4. kurangnya kretifitas guru, dalam pembelajaran PAKEM disini guru cenderung malas untuk melakukan pembelajaran yang inovatif.
Langkah - Langkah Pembelajaran PAKEM 
PAKEM adalah pembelajaran Aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Langkah - langkah PAKEM sebagai berikut :
  1. Sintaks 1 : guru dan siswa meninjau ulang pelajaran yang lampau
  2. Pengembangan : guru senantiasa menyajikan ide baru dan perluasan konsep
  3. Latihan terkontrol : guru memeriksa kemungkinan terjadinya miskonsepsi, dianjurkan dengan kerja kelompok
  4. Seat work : siswa bekerja mandiri atau dalam kelompok dengan perluasan konsep
  5. Laporan siswa perorangan atau kelompok : hasil kerja individu atau kelompok dilaporkan untuk kalau perlu ada perbaikan
  6. Pendalaman melalui permainan : anak diajak bermain dengan tujuan untuk memperdalam materi
  7. Pajangan hasil karya : hasil karya dipajangkan, berfungsi sebagai apresiasi karya dan perpustakaan kelas sudut baca
  8. Pemberian PR untuk tindak lanjut : PR harus dikoreksi dan dinilai
Implementasi Pembelajaran PAKEM di SD
ganbar PAKEM diperlihatkan dengan berbagai kegiatan yang terjadi selama pembelajaran. Pada saat yang gambaran tersebut menunjukkan kemampuan yang perlu dikuasai guru menciptakan keadaan tersebut. Berikut beberapa contoh kegiatan pembelajaran dan kemampuan guru :
  1. Guru menggunakan alat bantu dan sumber belajar yang beragam : sesuai mata pelajaran, guru menggunakan, alat yang tersedia atau yang dibuat sendiri misal gambar, studi kasus, nara sumber, lingkungan
  2. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan, misal dengan a) melakukan percobaan, pengamatan atau wawancara b) mengumpulkan data/jawaban dan mengelolahnya sendiri c) menarik kesimpulan d) memecahkan masalah, mencari rumus sendiri, e) menulis laporan/hasil karya lain dengan kata - kata sendiri
  3. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan gagasannya sendiri secaa lisan atau tulisan, melalui diskusi, lebih banyak pertanyaan terbuka, hasil karya yang merupakan pemikiran anak sendiri
  4. Guru menyesuaikan bahan dan kegiatan belajar dengan kemampuan siswa: melalui siswa dikelompokkan sesuai dengan kemampuan (untuk kegiatan tertentu), bahan pelajaran disesuaikan dengan kemampuan kelompok tersebut, tugas perbaikan atau pengayaan diberikan
  5. Guru mengaitkan Pembelajaran dengan pengalaman siswa sehari - hari: melalui, siswa menceritakan atau memanfaatkan pengalaman sendiri, siswa menerapkan hal yang dipelajari dalam kegiatan sehari hari
  6. Menilai pembelajaran dan kemajuan belajar siswa secara terus menerus : melalui a) Guru memantau kerja siswa b) Guru memberikan umpan balik


     
 


Rabu, 01 Desember 2010

Drama Cintai Lingkunganmu

Ringkasan Cerita
      Budi dan Sahabat karip sejak kecil mereka tinggal di desa di daerah pegunungan. Saat liburan semester mereka habiskan dengan bermain dan jalan - jalan di gunung bersama Robby saudara jauh Budi dari kota.
     Suatu hari Robby mengajak Budi dan Sari jalan - jalan ke pegunungan dekat rumah. Dalam perjalanan Robby terus makan dan dia juga membuang sampah maknannya di sembarangan tempat. Namun bapak Slamet sang polisi gunung mengetahui hal tersebut. Dia mengejar Robby dan temannya, dan dimulailah petualangan yang seru. 

Peran - peran :
  1. Budi 
  2. Ibu Budi
  3. Sari
  4. Robby
  5. Ibu Robby
  6. Ibu Siti (Guru Budi dan Sari)
  7. Bapak Slamet (Polisi Gunung)
Narator :
     Di sebuah desa di daerah pegunungan terdapat dua orang sahabat. Mereka bersahabat sejak kecil. Tempat tinggal mereka dekat dengan daerah pegunungan yang masih asli dan bersih dari sampah.
     Suasana hening di sekitar sekolah Suka Tanam, karena sebentar lagi libur semester akan datang. Semua murid menunggu diumumkannya berita tersebut, terutama Budi.
Budi : Sar bu Siti dimana sih kok lama sekali aku tidak sabar nih untuk mendengarkan pengumuman
Sari : kalau pengumuman liburan aja kamu semangat, tapi kalau pengumuman UTS malesnya minta ampun. Dasar kamu Budi, Budi……!
Budi : Manusiawi itu Sar….(sambil senyum)

Tiba – tiba Ibu Siti yang dinanti datang.
Bu Siti : Assalamu’alaikum anak – anak
Bersama : Waalaikum salam Bu
Bu Siti : Udah menunggu lama ya anak – anak
Bersama : ya bu
Bu Siti : Ibu mau mengumumkan kalau……
Budi : (memotong pembicaraan Bu Siti) kalau apa Bu! Kalau kita akan libur lama ya bu….
Bersama : (tertawa) ha …ha…ha…
Bu Siti : (menghentikan tawa anak – anak) diam anak – anak ….. kalau ada teman berpendapat jangan ditertawakan harus kita hargai. Oh ya ibu hamper lupa dengan pengumumannya. Ibu mau mengumumkan kalau minggu depan kita libur selama 2 bulan dalam rangka libur semester. Untuk mengisi liburan kalian Ibu member tugas untuk membuat cerita mengenai liburan kalian, kalian bias ?
Bersama : Bisa Bu…
Ibu Siti : bagus kalau gitu. Karena hari ini adalah hari terakhir sebelum liburan, kalian bisa pulang pagi. Sebelum pulang kalian doa dulu, Sari tolong Ibu pimpin doa
Sari : baik Bu, berdiri berdoa mulai.
              Berdoa selesai
Ibu Siti : Ibu ucapkan hati – hati di jalan dan selamat berlibur. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Bersama : Wa’alaikum salam Wr. Wb.

Kemudian siswa – siswi berbaris dan mencium tangan Bu Siti secara bergantian, lalu mereka pulang ke rumah

Budi : kita main yuk…
Sari : Kita pulang dulu, ganti baju baru kita main. Emangnya kita mau main apa sih ?
Budi : seperti biasa kita main di kebun belakang rumahku, mumpung manggaku berbuah banyak. Nanti buat rujak mangga kamu yang buatim ya, soalnya rujak buatanmu enak
 Sari : Maunya, ya pasti enaklah rujak buatanku soalnya ibuku kan jualan rujak.
Udah dulu ya Bud aku pulang dulu.  
Budi : Iya Sar, hati – hati di jalan jangan sampai ke sasar. Ha… ha…
Sari : Itu sih kamu

Dan mereka pun berpisah, dan menuju ke rumah masing – masing. Tak lama kemudian Sari bersiap pergi ke rumah Budi untuk memenuhi janjinya bermain dan membuatkan rujak.

Sari : (dengan suara keras) Budi …Budi

Kemudian ibu Budi yang muncul dan menemui Sari

Ibu Budi : ada pada Sar ?
Sari : Budinya ada bu ?
Ibu Budi : Oh.. cari budi dia ada di belakang rumah, kamu langsung kesana saja
Sari : Oh ya Bu makasih. Mari bu

Sari pun langsung menuju ke kebun untuk menemui Budi

Sari : Budi dimana kamu ?
Budi : Aku disini di atas pohon mangga
Sari : Oh…kamu disitu, hamper ku kira kamu monyet
Budi : enak saja……
Oh ya Sari keluargaku dari kota mau kesini, besok ku kenalin sama kamu
Sari : ya

Dan merekapun mulai bermain. Keesokan harinya Budi membawa temannya  itu untuk menemui Sari.

Budi : Sari ini Robby saudaraku dari kota. Dan Robby ini Sari teman baikku

Kemudian dengan saling berjabat tangan Sari dan Robby memperkenalkan diri masing – masing

Robby : Besok kalian masih libur?
Bersama : iya kenapa?
Robby : gimana kalau kita jalan – jalan ke gunung, udah lama kita gak jalan – jalan.
Budi : boleh juga udah lama juga kita gak naik gunung. Gimana Sar kamu ikut ?
Sari : insyaallah jika Ibu mengijinkan
Robby : kalau semua sudah sepakat besok pagi kita langsung berkumpul saja di lereng gunung
Untuk sekarang kita main yuk…

Kemudian mereka pergi bermain. Dan keesokan harinya Robby dan Budi bangun pagi – pagi dan bersiap menuju lereng gunung dan menunggu Sari datang.
Robby : mana temanmu Sari lama sekali, kita tinggal saja
Budi : jangan, sebentar lagi pasti dia kesini. Itu dia …(sambil menunjuk kearah depan)
Sari : maaf teman – teman aku terlambat.
Robby : gak apa – apa, karena sudah kumpul semua ayo kita berangkat nanti keburu siang
Bersama : ayo

Dalam perjalanan, Robby makan cemilan terus dan membuang bungkus cemilannya disembarang tempat, sampai teman yang lain merasa risih

Sari : Robby kamu kok makan terus, malah bungkus makannya dibuang sembarangan lagi
Robby : ini makan – makananku, kenapa kamu yang sewot
Budi : Robby, Sari itu benar ini daerah pegunungan, kalau di gunung banyak sampah nanti akan terjadi bencana alam. Kamu tidak kasihan dengan kami yang tinggal di lereng gunung
Robby : ya …ya…deh

Meski sudah dinasehati Robby masih tetap makan dan membuang sampahnya disemabarangan tempat. Sampai Pak Slamet menemukan banyak sampah makanan ringan yang berserakan.

Pak Samet : kok banyak sampah di gunung ini, siapa yang melakukan ?
Akan ku ikuti jejak sampah ini pasti aku akan ketemu orang yang membuang sampah – sampah tersebut

Kemudian Pak Slamet mengikuti sampah – sampah tersebut, sampai dia menemukan 3 orang yang sedang berjalan dan dia berteriak memanggil mereka. Tetapi mereka malah berlari kencang menjauhi Pak Slamet dan terjadilah acara kejar – kejaran

Pak Slamet : hai kalian berhenti.
Sari : itu suara Pak Slamet Polisi gunung disini, pasti kita dapat masalah gara – gara Robby yang buang sampah sembarang. Kalau ketangkap pasti kita akan dimarahi abis – abisan ayo kita lari sekarang
Bersama : (berlari sambil berteriak) Aaaaa…….

Mereka berlari sampai tidak menyadari kalau di depannya terdapat lubang jebakan Babi. Karena tidak hati – hati mereka bertiga terperosok masuk lubang, dan Pak Slamet menemukan mereka dan membantu naik/keluar lubang
Pak Slamet : kenapa kalian lari saat aku panggil.
Budi : maaf pak kami takut
Pak Slamet : takut kenapa ?
Robby : takut, nanti bapak laporkan kami pada orang tua kami, kalau telah membuat kotor gunung
Pak Slamet : oh …itu kalian, bapak tidak akan melaporkannya pada orang tua kalian asal…..
Sari : asal apa pak? Apapun kami lakukan asal bapak tidak melaporkan hal ini pada orang tua kami. Kami takut nanti kami dimarahi habis – habisan.
Pak Slamet : tidak ….tidak akan ku laporkan, asal kalian mau bertanggung jawab atas perbuatan kalian ini.
Robby : apa yang harus kami lakukan pak ?
Pak Slamet : kalian harus bersihkan sampah yang kalian buat ini sampai bersih
Bersama : baik pak

Dan merekapun langsung membersihkan sampah yang dibuang sembarangan oleh Robby.

Pak Slamet : nah kalau bersih kan bagus. Kalau kita cinta dengan kesehatan maka kita juga harus mencintai lingkungan, karena sudah sore ayo aku antar kalian pulang
Bersama : ya pak,…. makasih

Dan merekapun pulang ke rumah masing – masing dengan di antar oleh Pak Slamet. Keesokan harinya Robby berpamitan mau pulang ke kota.

Robby : budi aku mau berpamitan, aku mau kembali ke kota
Budi : kalau gitu akan ku panggil Sari dulu

Kemudian Budi menuju rumah Sari untuk memberitahukan kalau Robby mau kembali ke kota. Mendengar hal itu Saripun ikut ke rumah Budi unntuk memberikan salam perpisahan pada Robby.

Sari : Robby kata Budi kamu mau kembali ya ke kota.
Robby : iya
Sari : kalau gitu hati – hati dijalan ya.

Kemudian ibu Robby dan ibu Budi keluar untuk berpamitan

Ibu Robby : Ibu maaf ya telah merepotkan
Ibu Budi : gak usah sungkan gitu, kita kan masih keluarga.
Robby liburan tahun depan kesini lagi ya
Robby : insyaallah, teman – teman aku pulang dulu ya
Bersama : ya, hati – hati di jalan dan jangan lupakan kami

Kemudian Robby dan Ibunya menuju ke mobil, dan Budi dan Sari melambaikan tangan tanda perpisahan.

Budi : petualangan kita bersama Robby sangat seru ya Sar
Sari : oh ya kita kan dapat tugas membuat cerita, kita ceritakan saja petualangan kita bersama Robby
Budi : ide bagus

Akhirnya mereka membuat petualangan mereka menjadi sebuah cerita, dan cerita tersebut disukai oleh Bu Siti dan teman – temannya.